Kamis, 31 Agustus 2017

AKU TERTIPU HADITS


Pernahkah kamu membaca atau mendengar makna dari ijab qobul ??
''Aku terima nikahnya si fulanah binti fulan dengan Mas Kawinnya...''
Singkat, padat dan jelas. Tapi tahukah makna "perjanjian/ikrar'' tersebut ?
''Maka aku tanggung dosa2nya fulanah dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn fulanah, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku... Jika aku GAGAL?
''Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''.
(HR. Muslim)
Terdengar agung dan meyakinkan bukan ? apalagi terdapat HR Muslim yang telah masyhur dengan riwayat hadits-hadist shahihnya.


Tapi tunggu dulu.. tidakkah kamu merasa adanya keganjilan disana
Adakah orang yang mau menanggung dosa orang lain sementara dia sendiri tak luput dari banyak dosa ??
Adakah orang yang rela disebut fasik dan ingkar dan rela masuk neraka dan rela malaikat menyiksanya hingga hancur tubuhnya ??
Bukankah kita harus menjaga diri agar timbangan dosa kita ringan di yaumil mizan kelak ??
Bukankah kita harus berlindung dari siska neraka yang pedihnya tak dapat diceritakan dan tak dapat dibayangkan ??
Banyak ayat yang bertentangan dengan hadits diatas
ﺃَﻻ ﺗَﺰِﺭُ ﻭَﺍﺯِﺭَﺓٌ ﻭِﺯْﺭَ ﺃُﺧْﺮَﻯ ‏( 38 ‏) ﻭَﺃَﻥْ ﻟَﻴْﺲَ ﻟِﻺﻧْﺴَﺎﻥِ ﺇِﻻ ﻣَﺎ ﺳَﻌَﻰ ‏( 39 )
Artinya : bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. (QS An-Najm 38-39)
selain itu terdapat pula pada QS Al-An'am 168, Al Isra 15, Fatir:18, dan Az-Zumar:7 dengan makna serupa.


Adalah tidak mungkin bagi Rosul ﷺ menyelisihi Allah karena sifat 4 Beliau ﷺ
Hadits diatas tidak ditemukan dalam kitab Shahih Muslim
Maka jelas lah bahwa hadits itu PALSU
Nabi Muhammad ﷺ telah bersabda
ﻣَﻦْ ﻛَﺬَﺏَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻣُﺘَﻌَﻤِّﺪﺍً ﻓَﻠْﻴَﺘَﺒَﻮَّﺃْ ﻣَﻘْﻌَﺪَﻩُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ .
“Barangsiapa berdusta atas (nama)ku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya dari Neraka.” “Barangsiapa yang berdusta atas namaku maka hendaknya dia mengambil tempat duduknya di neraka.” (HR. Bukhari, lihat al-Jam’u Baina ash-Shahihain, hal. 8 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKU TERTIPU HADITS

Pernahkah kamu membaca atau mendengar makna dari ijab qobul ?? ''Aku terima nikahnya si fulanah binti fulan dengan Mas Kawinnya......